Sejarah Sumpah Pemuda, Tekad Anak Bangsa Bersatu Demi Kemerdekaan

3 min read

Sejarah Sumpah Pemuda, Tekad Anak Bangsa Bersatu Demi Kemerdekaan

Sumpah Pemuda – Tentunya kita sebagai warga negara Indonesia yang baik harus tahu mengenai sejarah sumpah pemuda. Secara umum, sumpah pemuda adalah tonggak sejarah yang memiliki peranan cukup penting bagi bangsa dan negara Indonesia. Kenapa demikian? Sebab, sumpah pemuda berhasil melahirkan negara Indonesia itu sendiri menjadi negara yang jauh lebih baik dari sebelumnya. Yang mana setelah dikalahkan oleh kolonialisme selam berabad – abad lamanya, tepatnya pada tanggal 28 Oktober 1928 silam para pemuda dari berbagai suku juga daerah di Indonesia telah mengikrarkan sumpah yang baru.

Sumpah yang diikrarkan tersebut membahas mengenai persatuan anti kolonial atas pijak yang tepat, yakni satu nusa, satu bangsa, dan satu bahasa yaitu Indonesia. Ikrar ini tentunya juga menjadikan janji bangsa Indonesia yang telah diwakilkan oleh pemuda pemudi saat itu yang paling penting. Pergerakan nasional tersebut bahkan dipelopori oleh para pemuda.

Sejarah Sumpah Pemuda, Tekad Anak Bangsa Bersatu Demi Kemerdekaan

Sejarah Sumpah Pemuda, Tekad Anak Bangsa Bersatu Demi Kemerdekaan
Photo by Nasional.kompas.com

Penting untuk diketahui bahwa peristiwa sumpah pemuda ini pada dasarnya merupakan pengakuan dari pemuda pemudi Indonesia yang saat itu sedang mengikrarkan tanah air satu, bangsa satu, dan bahasa satu. Sumpah pemuda dibacakan tepat pada tanggal 28 Oktober tahun 1928 sebagai hasil perumusan kongres pemuda II Indonesia, yang mana sampai pada saat ini diperingati sebagai hari sumpah pemuda di setiap tahunnya.

Sementara itu kongres pemuda tersebut dilaksanakan selama tiga sesi, dan di beberapa tempat yang berbeda. Organisasi tersebut juga beranggotakan para pelajar yang berasal dari seluruh wilayah di Indonesia, dan dilaksanakan di gedung Katholieke Jongenlingen – Bond, Waterlooplein yang saat ini dijadikan sebagai lapangan banteng. Diadakannya kongres ini bertujuan untuk memperkuat jiwa semangat dan kesatuan bangsa Indonesia.

Lalu untuk rapat kedua sendiri dilaksanakan di gedung Oost Java Bioscop, dimana pada rapat tersebut membahas mengenai pendidikan untuk setiap anak bangsa yang penting sebagai gerakan penerus bangsa di masa yang akan datang. Kemudian untuk rapat terakhir atau rapat penutup sendiri dilaksanakan di gedung Indonesche Clubegouw. Isi dari rapat terakhir tersebut mengenai pentingnya nasionalisme dan gerakan kepanduan yang tentu saja wajib ditanamkan sejak dini kepada anak – anak.

Perlu untuk diketahui juga bahwa rumusan isi sumpah pemuda disebut juga dalam tulisan Muhamad Yamin pada saat Sunario sebagai seorang utusan dari kepanduan tengah sedang berpidato. Yang mana dalam peristiwa sumpah pemuda itu sendiri diperdengarkan lagu Indonesia Raya untuk kali pertamanya yang diciptakan WR Supratman.

Lagu Indonesia Raya tersebut pada akhirnya dipublikasikan di tahun 1928 silam di sebuah media cetak surat kabar Sin Po, dengan cara mencantumkan teks yang menegaskan bahwasannya lagu tersebut adalah lagu kebangsaan Indonesia.

Isi Sumpah Pemuda

Isi Sumpah Pemuda
Photo by Romadecade.org

Pada dasarnya isi teks sumpah pemuda ini sendiri hadir dalam dua versi, yakni versi teks asli dan ejaan yang sudah disempurnakan atau EYD. Isi sumpah pemuda versi teks asli antara lain sebagai berikut.

  • Pertama : kami poetra dan poetri Indonesia, mengakoe bertoempah darah jang satoe, tanah air Indonesia.
  • Kedua : kami poetra dan poetri Indonesia, mengaku berbangsa satoe, bangsa Indonesia.
  • Ketiga : kami poetra dan poetri Indonesia, menjoenjoeng bahasa persatoean, bahasa Indonesia.

Lalu untuk teks versi yang kedua diantaranya sebagai berikut.

  • Pertama : Kami putra dan putri Indonesia mengaku bertumpah darah yang satu, tanah air Indonesia.
  • Kedua : kami putra dan putri Indonesia mengaku berbangsa satu, bangsa Indonesia.
  • Ketiga : kami putra dan putri Indonesia menjunjung bahasa persatuan, bahasa Indonesia.

Contoh Puisi Sumpah Pemuda oleh Dedy Yanwar Elfani

Contoh Puisi Sumpah Pemuda oleh Dedy Yanwar Elfani
Photo by Thegorbalsla.com

Sumpah Para Bocah

Bukanlah kata-kata hampar yang terlontar
Bukan pula kalimat kosong tanpa nalar
Mereka telah mengikatkan jiwa-jiwa dengan penuh sadar
Satukan perbedaan dalam keteguhan ikrar

Mereka tahu sumpah bukanlah mainan
Sumpah adalah janji suci diharibaan Tuhan
Namun para pemimpin itu kamu lihatlah
Permainkan sumpah tak ubahnya seorang bocah

Para pemuda bersumpah dengan tiga janji
Dengan segenap darah juang mereka tepati
Kini ratusan janji diobral dalam pemilihan
Sekadar kepalsuan agar tahta mampir ke pangkuan

Bahkan para bocah yang bersumpah dengan kepolosan
Tak sampai hati terucap sumpah karena kepalsuan
Sedang para bocah yang menari-nari di gelanggang kuasa
Lebih rendah dari bocah sekolah, telah buta mata hatinya

Pidato Sumpah Pemuda

Pidato Sumpah Pemuda
Photo by Fimela.com

Assalamualaikum Warrahamatullahi Wabarakatuh

Kepada Ibu kepala sekolah yang saya hormati, para wali kelas saya hormati, serta dewan guru yang saya hormati, dan kepada rekan sekolah yang saya cintai.

Pertama-tama mari kita panjatkan puji san syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, yang telah memberi nikmatnya berupa kesehatan kepada kita semua. Sehingga di hari ini kita bisa berkumpul bersama untuk memperingati hari sumpah pemuda.

Kepada rekan dan hadirin yang saya cintai, jika kita melihat dengan jelas pada kehidupan di zaman sekarang banyak orang yang dimanjakan oleh zaman. Kemajuan teknologi yang terus berkembang terus meninabobokan kita sampai hampir tertidur lelap. Contohnya saja televisi yang memakai remote, handphone dengan fasilitas lengkap, dan kendaraan dengan sederet fasilitas.

Tetapi dibalik semua kenyamanan ini, munculah sikap bermalas-malasan karena semua kenyamanan tersebut membuat kita malas melakukan segala hal yang dianggap sulit. Hal ini akan berdampak buruk pada masa depan kita, khususnya anak-anak. Sebagai kaum muda kita harus melawan segala kemalasan yang diakibatkan oleh kemajuan zaman tersebut.

Lama kelamaan kemalasan itu akan membuat kita tak bisa berbuat apa-apa, apalagi saat kita dihadapkan oleh kerasnya kehidupan. Maka dari itu kita sebagai kaum yang masih muda, marilah membangkitkan kembali semangat kita. Jangan biarkan rasa malas memecut semangat kita, sehingga kita terlena oleh kemajuan teknologi yang semakin pesat.

Jangan biarkan kita menjadi generasi pengecut, sebuah generasi yang tidak bisa melakukan apa-apa karena sudah terlanjur terlena dengan keadaan yang terlalu nyaman. Kita harus mampu menjadi generasi yang mampu diandalkan dan bisa dibanggakan. Buatlah para pahlawan bangga dengan perjuangan mereka di masa lalu, yang kita nikmati secara Cuma-Cuma sekarang ini.

Kita harus mampu menjadi generasi pembaharu dalam lingkungan kita, kita juga harus melalui masa muda dengan penuh penuh semangat dan penuh gairah. Kita juga harus selalu bertindak pada hal yang positif, kita harus mampu menjadi contoh yang baik dan mampu menularkan semangat kepada rekan-rekan kita yang lain.

Cukup sekian dan terima kasih, atas apa yang saya sampaikan dalam rangka hari sumpah pemuda ini. semoga lain kali kita dapat berjumpa lagi, mohon maaf jika ada salah-salah kata dan yang kurang berkenan di hati. Semangat dan merdeka!

Demikian informasi yang bisa kami bagikan tentang sejarah sumpah pemuda, tekad anak bangsa bersatu demi kemerdekaan. Semoga bermanfaat.

Suku Dayak : Sejarah, Kebudayaan, dan Adat Istiadat Secara Lengkap

Trisna Wati
3 min read

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *