Sistem Peredaran Darah Pada Manusia – Skema dan Perbedaannya

3 min read

Pengetahuan Umum Mengenai Sistem Peredaran Darah Pada Manusia

Sistem Peredaran Darah – Pada dasarnya di dalam tubuh manusia ada yang namanya sistem peredaran darah. Tentu saja sistem ini memiliki peranan cukup penting untuk mengalirkan segala macam nutrisi dan oksigen ke seluruh tubuh. Tetapi, tidak hanya kedua zat tersebut yang disalurkan oleh sistem peredaran darah, masih ada banyak lagi fungsi lainnya. Makanya, agar Anda lebih paham dan tahu akan hal tersebut Anda perlu simak baik – baik penjelasannya berikut ini.

Penting untuk diketahui bahwa sistem peredaran darah pada manusia ini juga dikenal dengan nama ‘sistem kardiovaskular’. Ini adalah suatu sistem yang berperan penting untuk menyalurkan zat – zat penting bagi tubuh. Dan berikut ini ada beberapa jenis organ dalam sistem peredaran darah yang perlu Anda ketahui.

Organ Dalam Sistem Peredaran Darah Pada Manusia

Organ Dalam Sistem Peredaran Darah Pada Manusia
Photo by Informazone.com

Sistem peredaran darah pada manusia ini disusun atas organ – organ yang juga memiliki peranan cukup penting bagi tubuh, misalnya saja untuk mengangkut darah yang ada di dalam tubuh. Adapun organ penyusun sistem peredaran darah diantaranya sebagai berikut.

Jantung

Bisa dibilang, keberadaan jantung untuk kelangsungan hidup manusia tentu saja penting peranannya. Tanpa jantung manusia tentu tidak akan bisa hidup. Jadi tidak heran jika jantung dikatakan sebagai organ paling vital dari tubuh manusia.

Jantung bertugas sebagai pemompa darah ke seluruh bagian tubuh. Jantung ada diantara paru – paru, di tengah dada, atau tepatnya ada di bagian belakang sisi kiri tulang dada. Memiliki ukuran yang lebih besar dari kepalan tangan orang dewasa.

Kepoin Yuk!  Contoh Daftar Riwayat Hidup Tulis Tangan yang Baik dan Benar

Di dalam jantung ada 4 ruang yang masing – masing dibagi menjadi 2 bilik dan 2 serambi. Serambi dan bilik kiri jantung ini berisikan darah bersih yang kaya oksigen. Sementara itu bilik dan serambi bagian kanan berisi darah kotor.

Peranan jantung pastinya penting sekali, apalagi jantung juga memiliki 4 katup yang berfungsi untuk menjaga agar darah bisa mengalir ke arah yang benar. Detak jantung orang normal berkisar 60 – 100 kali per menitnya. Tetapi ternyata ada pengecualian, misalnya saja seperti ini pada atlet yang sehat dan bugar, detak jantungnya ternyata bisa berada di bawah 60 kali per menit.

Pembuluh darah

Lalu untuk organ yang kedua adalah pembuluh darah. Ini adalah sistem peredaran darah yang memiliki bentuk seperti tabung otot elastis, atau pipa. Fungsi dari organ tersebut tidak lain untuk membawa darah dari jantung menuju ke bagian tubuh yang lain, atau pun bisa sebaliknya.

Pada dasarnya pembuluh darah bisa dibedakan menjadi 2, yakni arteri dan vena. Namun untuk lebih jelasnya, mari simak beberapa ulasannya berikut ini.

Arteri

Ini adalah jenis pembuluh darah yang memiliki fungsi penting untuk membawa darah keluar dari jantung, baik itu menuju ke seluruh bagian tubuh atau ke paru – paru saja. Darah yang nantinya dialirkan lewat pembuluh arteri tersebut mengandung oksigen dalam jumlah banyak, kecuali pada arteri pulmonalis yang memang dikhususnya untuk membawa darah kotor untuk dialirkan menuju paru – paru.

Sementara itu untuk darah bersihnya lagi dipompa keluar dari jantung dan melewati pembuluh darah utama atau aorta dari bilik kiri jantung. Aorta sendiri kemudian bercabang jadi pembuluh darah yang lebih kecil dan melakukan penyebaran ke seluruh bagian tubuh.

Kepoin Yuk!  Contoh Teks Ceramah Singkat Umum, Sholat, Sabar, dan Lain – Lain Terbaru

Vena

Lalu untuk berikutnya ada vena. Ini adalah jenis pembuluh darah yang berperan penting untuk membawa darah kembali menuju jantung. Vena cava akan membawa darah kotor yang di dalamnya mengandung tinggi karbondiaoksida ke seluruh tubuh, lalu dialirkan menuju paru – paru untuk kemudian ditukarkan dengan oksigen lewat proses pernafasan.

Sementara itu untuk vena pulmonalis sendiri akan membawa darah bersih yang di dalamnya mengandung oksigen dari paru – paru menuju jantung.

Darah

Darah adalah sejenis komponen yang tidak kalah pentingnya dari sistem peredaran darah pada tubuh manusia. Darah berfungsi sebagai pembawa oksigen, nutrisi, hormon, antibodi, dan berbagai macam zat lain. Darah manusia terdiri atas beberapa bagian, diantaranya plasma darah dan sel – sel darah. Untuk lebih jelasnya mari simak ulasannya di bawah ini.

  • Plasma darah. Ini adalah jenis cairan yang berwarna kuning pada darah. Berfungsi untuk membawa zat terpenting, seperti protein, hormon, dan faktor pembekuan darah.
  • Sel darah merah atau eritosit. Ini berperan sebagai pembawa karbondioksida dan oksigen.
  • Sel darah putih atau leukosit. Ini akan membantu pertahankan tubuh dari berbagai bentuk infeksi virus, jamur, kuman, dan parasit.
  • Keping darah atau trombosit. Ini dibutuhkan oleh tubuh untuk membantu pembekuan darah.

Mekanisme Dalam Sistem Peredaran Darah Pada Manusia

Mekanisme Dalam Sistem Peredaran Darah Pada Manusia
Photo by Hellosehat.com

Sistem peredaran darah pada manusia dibagi menjadi tiga bagian, yakni sirkulasi sistemik, sirkulasi pulmonal, dan sirkulasi koroner. Dari ketiga sirkulasi tersebut manusia bisa hidup lebih lama, asalkan ketiganya sama – sama bisa bekerjasama dengan baik.

Sirkulasi sistemik

Ini adalah sirkulasi darah pada manusia akan berlangsung pada saat darah yang mengandung oksigen sedang mengisi serambi kiri jantung lewat vena pulmonalis, setelah selesai melakukan proses pelepasan karbondioksida di paru – paru.

Kepoin Yuk!  Begini Contoh CV Bahasa Inggris yang Bisa Dilirik Pewawancara

Kemudian darah akan disalurkan menuju seluruh bagian tubuh lewat aorta. Darah yang dipompa melalui aorta ini nanti akan terus dialirkan sampai ke bagian paling tepi dari areah tubuh. Setelah itu, darah akan langsung mengalir kembali menuju ke serambi kanan jantung untuk alami proses pembersihan darah.

Sirkulasi pulmonal

Ini adalah sirkulasi darah dari jantung menuju organ paru – paru, begitu sebaliknya. Sirkulasi tersebut akan berlangsung pada saat darah yang mengandung karbondioksida dari sisa metabolisme tubuh kembali menuju jantung lewat pembuluh vena besar atau vena cava.

Kemudian masuk serambi kanan dan akhirnya diteruskan ke bilik kanan jantung. Selanjutnya, darah yang ada di bilik kanan dialirkan menuju paru – paru lewat arteri pulmonalis. Hal ini bertujuan agar bisa melakukan proses pertukaran gas karbondioksda dengan oksigen. Jika sudah, darah yang bersih dan kaya oksigen akan langsung memasuki serambi kiri jantung.

Sirkulasi koroner

Tidak jauh berbeda dengan organ tubuh yang lain, jantung juga butuh asupan oksigen dan nutrisi. Tujuannya tidak lain agar bisa jalankan fungsinya dengan baik. Darah yang menutrisi jantung nanti akan dialirkan lewat arteri koroner menuju otot – otot jantung.

Dengan begitu, terjadinya sumbatan pada arteri koroner bisa kurangi aliran oksigen serta nutrisi ke otot jantung. Hal ini nanti yang dapat meningkatkan resiko terkena serangan jantung.

Gangguan Pada Sistem Peredaran Darah Manusia

Gangguan Pada Sistem Peredaran Darah Manusia
Photo by Sd.prasacademy.com

Apabila aliran darah alami gangguan, maka bisa dipastikan organ tubuh akan alami kerusakan hingga akhirnya menimbulkan berbagai macam penyakit yang lebih serius. Kelainan sistem peredaran darah tentu saja bisa disebabkan banyak faktor, baik itu berupa kelainan bawaan lahir atau pun penyakit yang didapatkan setelah lahir. Di bawah ini ada jenis penyakit yang dipercaya bisa mengganggu sistem peredaran darah, diantaranya sebagai berikut.

  • Aterosklerosis
  • Tekanan darah tinggi atau hipertensi
  • Jantung koroner
  • Gagal jantung
  • Aritmia
  • Kelainan otot jantung atau kardiomiopati
  • Aneurisma aorta
  • Penyakit jantung bawaan

Demikianlah informasi yang bisa kami bagikan tentang pengetahuan umum mengenai sistem peredaran darah pada manusia. Semoga bermanfaat dan menambah wawasan Anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *