Jenis – Jenis Manusia Purba yang Ditemukan di Indonesia, Banyak Macamnya

3 min read

Jenis – Jenis Manusia Purba yang Ditemukan di Indonesia, Banyak Macamnya

Manusia Purba – Manusia purba ‘Prehistoric People’, atau yang juga disebut dengan manusia pra-sejarah adalah jenis manusia yang hidup di zaman dahulu kala saat belum mengenal tulisan. Manusia pra-sejarah paling tua di dunia diperkirakan berusia lebih dari 4 juta tahun lalu. Manusia purba pada dasarnya banyak sekali ditemukan di berbagai bagian dunia, namun demikian lebih banyak ditemukan di negara Indonesia. Buktinya ditemukan banyak sekali fosil di berbagai daerah di Indonesia, beberapa diantaranya sudah berumur jutaan tahun lalu.

Pengertian Manusia Purba Secara Umum

Pengertian Manusia Purba Secara Umum
Photo by Sahabatnesia.com

Manusia purba adalah manusia yang hidup pada jutaan tahun lalu. Disebut juga sebagai manusia pra-sejarah yang hidup sebelum tulisan ditemukan dan dikenal seperti sekarang. Adapun jenis manusia purba itu sendiri ternyata memiliki banyak sekali suku maupun ras. Bahkan ada beberapa peneliti yang mengatakan bahwa manusia purba merupakan nenek moyang dari manusia modern.

Karakteristik yang paling menonjol dari manusia pra-sejarah satu ini adalah mereka hidup secara nomaden, atau hidup berpindah – pindah tempat. Hal tersebut karena dalam menjalani hidup mereka sangat bergantung sekali dengan sumber daya alam. Apabila sumber daya alam di kawasan sekitar mereka tinggal ternyata sudah habis atau sulit ditemukan, maka mereka akan berpindah ke tempat lain.

Manusia pra-sejarah ini biasanya juga hidup secara berkelompok sehingga mereka akan mencari tempat baru secara bersama. Dari sekian banyaknya kelompok manusia pra-sejarah di berbagai wilayah di seluruh penjuru dunia sehingga hal tersebut membuat banyak jenis – jenis manusia purba. Selain dari segi letak geografis, perubahan zaman ternyata juga turut mempengaruhi perbedaan dari jenis – jenis manusia purba itu sendiri.

Jenis – Jenis Manusia Purba yang Ditemukan di Indonesia, Banyak Macamnya

Jika berbicara mengenai jenis manusia pra-sejarah yang ditemukan di Indonesia maka ada banyak sekali. Manusia pra-sejarah di Indonesia tersebut pada dasarnya cukup banyak ditemukan dan diidentifikasi berdasarkan penemuan fosil di beberapa wilayah, seperti di Solo, Mojokerto, Sangiran, Ngandong, dan Pacitan. Penemuan manusia pra-sejarah di Indonesia sebenarnya sudah cukup lama sekali, yakni sejak abad yang ke-18.

Meganthropus Palaeojavanicus

Meganthropus Palaeojavanicus
Photo by Forum.teropong.id

Jenis manusia purba pertama yang ditemukan di Indonesia, tepatnya di daerah Sangiran satu ini ternyata ditemukan sekitar tahun 1936 silam. Jenis manusia pra-sejarah tersebut diperkirakan hidup sekitar 1 atau 2 juta tahun lalu. Fosil dari manusia pra-sejarah ini adalah manusia yang memiliki ciri tubuh tinggi dan ditemukan oleh arkeolog asal Belanda yang bernama Van Koenigswald. Adapun ciri dari manusia pra-sejarah tersebut antara lain sebagai berikut.

  • Memiliki tulang pipi yang cukup tebal
  • Otot rahangnya lebih kuat
  • Bentuk tubuh yang tegap
  • Tulang kening yang menonjol
  • Tidak memiliki dagu
  • Memiliki bentuk kepala dengan tonjolan yang cukup tajam di bagian belakang

Pithecanthropus Erectus

Pithecanthropus Erectus
Photo by Britannica.com

Lalu untuk jenis manusia purba atau manusia pra-sejarah yang selanjutnya adalah Pithecanthropus Erectus. Manusia pra-sejarah satu ini diperkirakan hidup di Indonesia pada 1 atau 2 juta tahun lalu. Fosil pertamanya ditemukan pada fosil bagian geraham oleh Eugene Dubois di Lembah Bengawan Solo, tepatnya di daerah Trinil tahun 1890. Manusia pra-sejarah ini memiliki ciri sebagai berikut.

  • Memiliki ciri tengkuk dan geraham yang kuat
  • Tubuhnya belum tegap sempurna
  • Memiliki hidung yang tebal
  • Dahinya lebih lebar dan menonjol
  • Memiliki tinggi 165 – 180 cm
  • Memiliki otak sekitar 750 – 1350 cc

Pithecanthropus Soloensis

Pithecanthropus Soloensis
Photo by Satujam.com

Berikutnya adalah Pithecanthropus Soloensis yang ditemukan di Ngandong, Solo, Indonesia. Manusia pra-sejarah tersebut memiliki ciri atau karakteristik tersendiri. Pithecanthropus Soloensis adalah manusia pra-sejarah pemakan tumbuh – tumbuhan dan sering sekali berburu hewan untuk dijadikan santapannya. Manusia pra-sejarah tersebut ditemukan sekitar tahun 1931 – 1933 silam oleh Van Koenigswald dan Openorth. Adapun ciri dari manusia pra-sejarah tersebut antara lain sebagai berikut.

  • Memiliki tulang belakang menonjol
  • Memiliki rahang bagian bawah yang kuat
  • Memiliki hidung lebar
  • Memiliki tulang pipi yang kuat dan menonjol
  • Memiliki tinggi sekitar 165 – 180 cm

Pithecanthropus Mojokertensis

Pithecanthropus Mojokertensis
Photo by Thegorbalsla.com

Daerah lain di Indonesia yang juga menjadi tempat ditemukannya fosil manusia pra-sejarah adalah Mojokerto. Ditemukan oleh Van Koenigswald tahun 1939 silam, penemu fosil manusia pra-sejarah tersebut diperkirakan masih berumur 6 tahun. Lalu di tahun 1936 Widenreich menemukan fosil lagi di kota yang sama. Ciri manusia pra-sejarah Pithecanthropus Mojokertensis adalah sebagai berikut.

  • Memiliki tinggi sekitar 165 – 180 cm
  • Tidak memiliki dagu
  • Memiliki bada yang tegap
  • Memiliki tengkorak yang cukup tebal

Homo Floresiensis

Homo Floresiensis
Photo by Inews.co.uk

Salah satu alasan kenapa manusia pra-sejarah yang berikut ini menggunakan sebutan ‘HOMO’ adalah, karena pada manusia pra-sejarah tersebut ternyata memiliki kebiasaan yang hampir sama dengan manusia modern saat ini. Manusia pra-sejarah tersebut sudah mengerti dan memahami berbagai macam kegiatan dan biasanya juga disebut sebagai makhluk ekonomi. Ditemukan di Pulau Flores Nusa Tenggara dan diperkirakan hidup 12 ribu tahun lalu. Ciri manusia pra-sejarah tersebut antara lain sebagai berikut.

  • Memiliki tinggi badan 1 meter
  • Memiliki bentuk dahi sempit dan tidak menonjol
  • Memiliki tulang rahang menonjol
  • Memiliki volume otak 380 cc
  • Memiliki tengkorak kepala yang kecil

Homo Wajakensis

Homo Wajakensis
Photo by Brilio.net

Lalu untuk jenis manusia pra-sejarah yang berukut ini ternyata hidup di zaman yang jauh lebih modern dari sebelumnya. Hal tersebut dapat dibuktikan dari penemuan alat – alat yang bersamaan dengan fosil ini. Manusia pra-sejarah Homo Wajakensis ditemukan oleh Eugene Dubois di Campur Darat Tulungagung, Jawa Timur. Ciri manusia pra-sejarah tersebut adalah sebagai berikut.

  • Memiliki tinggi badan sekitar 130 – 210 cm
  • Mampu berjalan tegap
  • Memiliki bentuk wajah datar dan lebar
  • Memiliki hidung datar dan lebar
  • Memiliki tulang pipi menonjol ke samping
  • Letak hidup dan mulut sedikit jauh

Homo Soloensis

Homo Soloensis
Photo by Thegorbalsla.com

Selain Pitecanthropus atau manusia kera, ternyata di kota Solo juga ditemukanf fosil manusia pra-sejarah Homo Soloensis. Jika dilihat dari segi namanya, jenis manusia pra-sejarah ini memang memiliki embel – embel kata ‘HOMO’, sebab manusia purba tersebut tergolong lebih cerdas. Ditemukan tahun 1931 oleh Weidenrich dan Koenigswald, mereka diperkirakan hidup sekitar 300 ribu sampai 900 ribu tahun lalu. Adapun ciri manusia pra-sejarah tersebut adalah sebagai berikut.

  • Memiliki struktur tulang wajah yang tidak mirip dengan manusia kera
  • Memiliki tinggi badan sekitar 130 – 210 cm
  • Memiliki volume otak sekitar 1000 – 1300 cc

Homo Sapiens

Homo Sapiens
Photo by Jeniuspurba.blogspot.com

Jenis manusia pra-sejarah yang ditemukan di Indonesia terakhir ini memang sudah tidak asing terdengar. Jenis manusia pra-sejarah tersebut adalah jenis manusia purba yang umurnya paling muda ditemukan dan hampir sama seperti manusia modern saat ini. Manusia pra-sejarah tersebut bahkan sudah mengenal kehidupan sosial dan dapat berpikir cerdas. Adapun ciri dari manusia pra-sejarah tersebut antara lain sebagai berikut.

  • Memiliki bentuk tengkuk yang sudah kecil
  • Memiliki tulang wajah tidak menonjol
  • Memiliki dagu dan tulang rahang yang tidak terlalu kuat
  • Volume otak antara 1000 – 1200 cc

Demikian informasi yang bisa kami bagikan tentang jenis – jenis manusia purba yang ditemukan di Indonesia. Semoga bermanfaat.

Sejarah Sumpah Pemuda, Tekad Anak Bangsa Bersatu Demi Kemerdekaan

Trisna Wati
3 min read

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *