Klasifikasi Makhluk Hidup : Pengertian, Tujuan, Tingkatan Klasifikasi Makhluk Hidup

3 min read

Klasifikasi Makhluk Hidup : Pengertian, Tujuan, Tingkatan Klasifikasi Makhluk Hidup

Klasifikasi Makhluk Hidup – Apa itu klasifikasi makhluk hidup? Perlu untuk Anda tahu terlebih dulu bahwa secara naluriah, semua orang yang ada di dunia ini pada dasarnya sudah cukup terbiasa melakukan proses klasifikasi itu sendiri atas berbagai macam hal. Contoh sederhananya seperti berikut, dimana dalam kehidupan sehari – hari manusia sudah membagi jenis tanaman menjadi beberapa kelompok, seperti tanaman pangan, bumbu, obat, dan tanaman hias.

Tak terkecuali mengenai jenis hewani yang dikelompokkan ke dalam jenis hewan mulai dari kakinya empat dan hewan berkaki dua. Kemudian ada pula kelompok hewan pemakan daging, tumbuhan, dan masih ada banyak lagi. Namun demikian untuk mengetahui informasi lebih jelasnya mengenai klasifikasi makhluk hidup, mari simak beberapa penjelasannya di bawah ini.

Pengertian Klasifikasi Makhluk Hidup Secara Umum

Pengertian Klasifikasi Makhluk Hidup Secara Umum
Photo by Pesat.id

Secara umum, klasifikasi makhluk hidup adalah kegiatan yang dilakukan secara khusus untuk mengelompokkan makhluk hidup yang ada di dunia. Dimana kegiatan pengelompokkan tersebut didasarkan pada kesamaan ciri – ciri atau pun perbedaan yang dijumpai pada setiap makhluk hidup. Perlu untuk diketahui juga bahwa klasifikasi makhluk hidup juga dilakukan dengan cara melihat ciri – ciri makhluk hidup paling umum, hingga yang paling spesifik. Selain itu, pengelompokkan makhluk hidup juga dilakukan dengan didasarkan pada manfaat, ukuran, dan habitan makhluk hidup itu sendiri.

Membahas lebih jauh lagi mengenai klasifikasi makhluk hidup, pada dasarnya hal ini dapat dipelajari dalam ilmu Taksonomi. Ini merupakan salah satu ilmu yang diprakarsai oleh Ilmuwan asal Swedia yang bernama C. Linnaeus. Dimana ada sebuah kelompok makhluk hidup yang diklasifikasikan menjadi dua kelompok, yakni animalia dan vegatabilia. Dalam catatannya, ilmuwan tersebut memperkenalkan dengan baik mengenai klasifikasi makhluk hidup dalam urutan sebagai berikut.

  • Kingdom
  • Filium atau hewan
  • Divisio atau tumbuhan
  • Klass
  • Ordo
  • Famiia
  • Genus
  • Spesies

Kemudian untuk pemberian nama ilmiah dari makhluk hidup tersebut ternyata diambil dari nama genus dan spesies dalam klasifikasi makhluk hidup. Di bawah ini adalah beberapa aturan yang biasanya digunakan untuk memberikan nama ilmiah pada makhluk hidup, diantaranya sebagai berikut.

  • Nama ilmiah menggunakan bahasa latin
  • Nama ilmiah terdiri dari dua kata, yakni nama genus dan nama spesies
  • Penulisan nama ilmiah ditulis menggunakan huruf cetak miring atau bergaris bawah
  • Huruf pertama pada kata pertama harus menggunakan huruf kapital
  • Semua huruf pada kata kedua tidak menggunakan huruf kapital

Tujuan Klasifikasi Makhluk Hidup

Tujuan Klasifikasi Makhluk Hidup
Photo by Cuntorio.com

Memudahkan proses mempelajari makhluk hidup

Seperti yang sudah kami bahas di awal, bahwa pada dasarnya klasifikasi makhluk hidup ini dilakukan dengan cara mengelompokkan makhluk hidup tersebut berdasarkan ciri – cirinya. Itu artinya, dengan mengetahui klasifikasi makhluk hidup berarti Anda bisa sekaligus tahu ciri – ciri dari makhluk hidup. Selain itu, Anda bahkan juga bisa tahu makhluk hidup apa saja yang memiliki ciri yang sama.

Memudahkan untuk mengetahui hubungan kekerabatan

Pada umumnya, klasifikasi makhluk hidup ini akan terjadi karena ada pengelompokkan berdasarkan ciri – ciri makhluk hidup itu sendiri. Dimana pada tingkatan takson yang dikenalkan oleh Linnaeus bisa membantu kita untuk tahu hubungan kekerabatan antar makhluk hidup satu dengan lain. Dengan begitu Anda akan lebih mudah lagi untuk memahami hubungan kekerabatan pada makhluk hidup.

Memudahkan membedakan makhluk hidup satu dan lainnya

Jika dilihat berdasarkan ciri – ciri makhluk hidup, maka kita bisa tahu dan membedakan makhluk hidup satu dengan yang lain. Contohnya antara kera dengan monyet, meskipun memiliki kemiripan, tetapi keduanya memiliki nama ilmiah yang berbeda.

Berguna untuk menyederhanakan objek study

Pada dasarnya makhluk hidup yang ada di dunia ini jumlahnya ada banyak sekali, bahkan berjumlah jutaan lebih. Tentu saja untuk mempelajari semuanya butuh waktu tidak sedikit. Oleh karenanya perlu dilakukan klasifikasi ilmiah agar objek study menjadi lebih sederhana dan mudah. Klasifikasi makhluk hidup ini nanti akan membantu Anda untuk mengenali, memahami, dan mempelajari makhluk hidup dengan baik, sebab sudah dikelompokkan berdasarkan ciri – ciri.

Memberikan nama makhluk hidup yang tidak diketahui namanya

Seiring dengan berkembangnya waktu, ada berbagai macam penemuan spesies baru. Dimana spesies baru ini tentu saja belum memiliki nama, oleh karenanya perlu dilakukan klasifikasi makhluk hidup. Dengan melihat ciri – ciri spesies tersebut maka akan memudahkan dalam pemberian nama sesuai ciri – ciri yang ada pada spesies itu sendiri.

Tingkatan Klasifikasi Makhluk Hidup

Tingkatan Klasifikasi Makhluk Hidup
Photo by Pinterkelas.com

Kingdom atau Regnum

Ini adalah tingkatan paling tinggi dari klasifikasi makhluk hidup. Binatang atau hewan nanti akan diklasifikasikan sebagai kingdom animalia, sementara itu untuk tumbuhan sendiri masuk dalam daftar tumbuhan kingdom plantae.

Filum atau Divisio

Berbeda dengan tingkatan klasifikasi makhluk hidup di atas, Filum ternyata disebut sebagai keluarga besar. Ciri umum pada salah satu tingkatan kingdom nanti akan dikelompokkan menjadi beberapa Filum, namun demikian tentu saja yang demikian sangat bergantung sekali dari ciri yang ditunjukkan. Contoh jenis Filum pada hewani antara lain Filum Arthropoda dan Filum Chordata. Sementara itu untuk jenis Filum pada tumbuhan diantaranya Filum Spermatophyta dan Filum Basidiomycota.

Kelas

Ini adalah tingkatan paling bawa, dimana apabila tumbuhan atau hewan pada Filum tersebut biasanya memiliki ciri – ciri yang sama, sehingga akan dimasukkan ke dalam satu kelas. Misalnya saja pada tumbuhan dikenal ada dua macam kelas, yakni tumbuhan yang memiliki biji berkeping satu dan tumbuhan berbiji keping dua. Jadi Filum Spermatophyta dibagi menjadi dua kelas, yakni Monocotyledonae dan Dicotyledonae. Sementara itu pada hewan memiliki beberapa kelas, antara lain seperti anjing, sapi, kambing, kuda, dan lain – lain.

Ordo

Misalnya pada tumbuhan nama Ordo ini biasanya selalu berakhiran dengan kata ‘Ales’. Lalu pada hewan ternyata tidak ada ciri khas tersendiri pada karakteristik penamaannya.

Famili atau Keluarga

Ini adalah tingkat takson yang ada di bawah Ordo, umumnya ada di suatu kelompok yang masih satu kerabat atau memiliki beberapa kesamaan ciri. Pada tumbuhan nama Famili biasanya berakhiran ‘Aceae’, sementara itu pada hewan nama Famili berakhiran dengan kata ‘Idea’. Contoh tingkatan takson dibawah Ordo diantaranya ada Rosaceae, Solanaceae, Falidae, dan Canidae.

Genus

Pada dasarnya nama Genus diambil dari berbagai kata, contohnya dari zat yang terkandung di dalamnya, nama hewan, dan lain – lain. Nama Genus umumnya diawali dengan huruf kapital, dimana cara penulisannya biasanya memiliki ciri khas bercetak miring atau tegak, tetapi terdapat garis bawah.

Species atau Jenis

Sementara itu untuk yang terakhir ini biasanya menjadi satuan dasar utnuk sistem klasifikasi. Species pada umumnya merupakan tingkatan paling rendah dalam sistem klasifikasi makhluk hidup. Species juga disebut sebagai makhluk hidup yang melakukan perwakinan dengan sesamanya, lalu menghasilkan keturunan yang fertil.

Demikian informasi yang bisa kami bagikan tentang klasifikasi makhluk hidup lebih lengkapnya. Semoga bisa bermanfaat.

Suku Dayak : Sejarah, Kebudayaan, dan Adat Istiadat Secara Lengkap

Trisna Wati
3 min read

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *