Kumpulan Contoh Puisi Pendek, Lama, Baru, Kontemporer, Cinta [Lengkap]

6 min read

Kumpulan Contoh Puisi Pendek, Lama, Baru, Kontemporer, Cinta [Lengkap]

Contoh Puisi – Ingin mengungkapkan perasaan yang lama terpendam kepada seseorang lewat puisi? Mendapat tugas membuat puisi di sekolah? Ingin memberikan sebait atau dua bait puisi pendek untuk sahabat sebagai ucapan terima kasih karena sudah menjadi sahabat terbaik selama ini? Atau, untuk kepentingan yang lainnya? Tak perlu khawatir, melalui postingan berikut akan kami bagikan contoh – contoh puisi yang bisa dicontek.

Tidak hanya puisi percintaan saja, tetapi juga ada contoh puisi pendek, lama, dan bahkan yang terbaru sekalipun. Lagi cari contoh puisi kontemporer? Contoh puisi Islami? Puisi romantis? Tenang, semuanya pasti ada. Tunggu apalagi, langsung saja perhatikan contoh puisinya di bawah ini.

Kumpulan Contoh Puisi Pendek, Lama, Baru, Kontemporer, Cinta [Lengkap]

Contoh Puisi Pendek

Contoh Puisi Pendek
Photo by Rahasiapenulis.com

Judul : Sontak

Setiap hendak menulis sajak
Sketsa wajahmu itu selalu saja merebak
Udara menjadi sesak penaku henti mendadak
Serangkaian kosakata di benakku pun luluh-lantak
Setiap itu pula aku tak tahu harus apa selain menunda Dan menyaksikan tiap imaji yang tersisa
Malih rupa jadi jelaga.

Judul : Doaku Untukmu

Selalu tersebut namamu,
Diantara 7 titik kerendahan diri,
Diatas lembar permadani,
Berangkat semoga sampai langit untuk kembali turun Kebumi sebagai karunia.

Judul : Sepi

Tersebab,
Tak mungkin bisa bersama,
Maka aku selalu menuliskan syair hati,
Dimana kehidupan dunia bisa diatur sesuai mauku,
Lantas kau dan aku menjadi kita…

Hanya bisa memanggil ingatan untuk mengusir kesunyian,
Tapi ia datang tak pernah sendirian,
Selalu beserta kerinduan.

Terbayang suatu hari tangan kita terkait,
Terlelap bersama dibawah saku langit.

Sepi ini slalu menghantarkanku padamu

Judul : Ini Tentangmu

Katamu kau tak pandai berkata-kata,
Namun kata-katamu mampu membuatku terbata-bata…

Bagimu kau tak terlalu suka mengungkap rasa,
Namun yang kau isyaratkan membuatku tak mungkin lupa…

Menurutmu apa yang kau perbuat bukanlah apa-apa,
Namun tanpa kau sadari,
Bagiku kau begitu istimewa…

Demikian tentangmu,
Dan sungguh! aku bukan sedang memujimu…

Judul : Jejak Dalam Udara

Dan lihatlah,

Sekumpulan burung-burung melintas dikotaku
Dilangit senja yang perlahan pekat
Ditelan malam Beriringan

Mereka terbang pergi dan berlalu
Sedang aku, Menyesap rindu dijejak-jejak yang semakin hilang

Kuingin kau mencintai aku seperti udara,
Meski kasat tapi kau hirup selamanya…

Contoh Puisi Lama

Contoh Puisi Lama
Photo by Primaindisoft.com

Judul : Nasehat

Dengarkanlah wahai kawan sejati

Syair sederhana dari lubuk hati

Tentang hidup dunia fana ini

Tentang kerikil yang kena dihadapi

Hidup sementara hanyalah untuk beribadat

Bukan mengumpat bukan maksiat

Kepoin Yuk!  CSR Adalah? Ketahui Pengertian, Fungsi, dan Contoh CSR Perusahaan Disini!

Janganlah terbuai godaan syahwat

Hingga ibadah kena terlewat

Janganlah lalai akan sholat

Janganlah kikir akan zakat

Kenalah kita perbanyak sholawat

Guna bekal kelak di akhirat

Tuhan tak pernah lupa

Tuhan pun tak pernah memalingkan kita

Sebab Tuhan selalu bersama kita

Tapi kita selalu lupa pada-Nya

Kemanakah kita di waktu bahagia

Memilih sesama meluapkan suka

Kemanakah kita di kala lara

Teringat Tuhan mengeluh duka

Cobalah tuk selalu ingat pada Illahi

Berdoa dan berserah diri

Baik suka duka dalam diri

Ya Allah ya Tuhan kami

Seringkanlah kita memohon ampun

Agar jiwa laksana embun

Janganlah sampai nanti tertegun

Saat nyawa lepas dari ubun-ubun

Judul : Pendidikan

Wahai engkau para pemuda

Engkaulah pewaris bangsa

Giatlah belajar sepanjang masa

Untuk membangun bangsa negara

Ilmu bukanlah untuk harta semata

Ilmu tak akan lekang oleh usia

Sebab ilmu akan membuatmu terjaga

Dan ilmu akan membuatmu dewasa

Belajarlah tanpa malas

Hormatilah semua penghuni kelas

Masa depan perlu kerja keras

Kalau perlu energi terkuras

Hormatilah para guru

Pandanglah sebagai orang tuamu

Ilmu senantiasa akan masuk dalam kalbu

Bersama berkah untuk jiwamu

Contoh Puisi Baru

Contoh Puisi Baru
Photo by Republika.co.id

Judul : Ibu yang Dibunuh

Ibu musang di lindung pohon tua meliang

Bayinya dua ditinggal mati lakinya.

Bualan sabit terkait malam memberita datangnya

Waktu makan bayi-bayinya mungil sayang.

Matanya berkata pamitan, bertolaklah ia

Dirasukinya dusun-dusun, semak-semak, taruhan harian atas nyawa.

Burung kolik menyanyikan berita panas dendam warga desa

Menggetari ujung bulu-bulunya tapi dikibaskannya juga.

Membubung juga nyanyi kolik sampai mati tiba-tiba

Oleh lengking pekik yang lebih menggigitkan pucuk-pucuk daun

Tertangkap musang betina dibunuh esok harinya.

Tiada pulang ia yang mesti rampas rejeki hariannya

Ibu yang baik, matinya baik, pada bangkainya gugur pula dedaun tua.

Tiada tahu akan meraplah kolik meratap juga

Dan bayi-bayinya bertanya akan bunda pada angin tenggara

Lalu satu ketika di pohon tua meliang

Matilah anak-anak musang, mati dua-duanya.

Dan jalannya semua peristiwa

Tanpa dukungan satu dosa, tanpa.

Judul : Romantique

Kisah ini hanya kau dan aku

Tak ada ketiga, keempat, kelima

Aku adalah kau

Kau adalah aku

Senyummu adalah bahagiaku

Tangismu adalah laraku

Citamu adalah wajibku

Karena kau…

Adalah tulang rusukku

Judul : Gembala

Perasaan siapa ta’kan nyala
Melihat anak berelagu dendang
Seorang s aja di tengah padang
Tiada berbaju buka kepala

Beginilah nasib anak gembala
Berteduh di bawah kayu nan rindang
Semenjak pagi meninggalkan kandang
Pulang ke rumah di senja kala

Jauh sedikit sesayup sampai
Terdengar olehku bunyi serunai
Melagukan alam non molek permai

Wahai gembala di segara hijau
Mendengarkan puputmu menurutkan kerbau
Maulah aku menurutkan dikau

Contoh Puisi Kontemporer

Contoh Puisi Kontemporer
Photo by Teropong.id

Judul : Tanah Air Mata

Tanah air mata tanah tumpah darahku
Mata air air mata kami
Air mata tanah air kami

Di sinilah kami berdiri
Menyanyikan air mata kami
Dibaik gembur subur tanahmu
Kami simpan perih kami
Di balik etelase megah gedung-gedungmu
Kami coba menyanyikan derita kami

Kami coba simpan nestapa
Kami coba kuburkan duka lara
Tapi perih tak bisa sembunyi
Ia merbak kemana-mana

Kepoin Yuk!  Contoh Surat Lamaran Pekerjaan di Berbagai Bidang dan Perusahaan [Lengkap]

Bumi memang tak sebatas pandang
Dan uadara luas menunggu
Namun kamu takkan bisa menyingkir

Kemanapun melangkah
Kamu pijak air mata kami
Kemanapun terbang 
Kamu kan hinggap di airmata kami
Kemanapun berlayar 
Kamu arungi airmata kami

Kamu sudah terkepung
Takkan bisa mengelak
Takkan kemana lagi
Menyerahlah pada kedalaman airmata kami

Judul : Kaki

Ada kaki kaki kau ada kuku kuku kau

Ada katak katak kau ada kuda kuda kau ada kuli

Kuli kau

Tokkek

Kuku kuli kuku kau kaki kuli kaki kau

Kaki kuda kaki kau kuku kuda kuku

Kau

Kuku katak kuku kau

Kaki katak kaki

Kau

Tokkek

Kaki ke kanan jauh ke depan jauh ke matahari

Mendaki kekiri ke

Punca ke mana

Kaki ka pai ka ma katamu kataku kaki ka pai lai

Kaki ka pai ka ma katamu kataku

kaki ka pai kini

Kaki ka pai ka ma katamu

Kataku kaki

Ka pai

Juo

Kaki ke mana kita katamu kataku diamlah kau

Kaki kau kaki katak kuku katak kuku kau

Kuku kuda kuku kau kaki kuda kaki

Kau

Kaki kuli kaki kau kuku kuli kuku

Kau

Tokkek

Sebut sekian kaki satu sekian kaki kau

Sebut sekian kali kali sekian kaki

Kau

Sebut sekian depa berapa rimba ke kau

Sebut sekian dupa berapa mantera ke

Kau

Sebut sekian kata

Berapa doa ke

Kau

Sebut sebanyak rumput sebut sebanyak mulut

Tumpahkan tuak

Biar bijak

Jejak ke

Kau

Ke mana kita katamu

Kataku diamlah

Kau

Judul : Tapi

Aku bawakan bunga padamu

Tapi

Kau bilang masih aku bawakan resah padamu

Tapi

Kau bilang hanya aku bawakan darahku padamu

Tapi

Kau bilang cuma

Aku bawakan mimpiku

Padamu

Tapi

Kau bilang meski

Aku bawakan dukaku

Padamu

Tapi

Kau bilang tapi

Aku bawakan mayatku

Padamu

Tapi

Kau bilang hampir

Aku bawakan arwahku

Tapi

Kau bilang kalau

Tanpa apa aku datang

Padamu.

Contoh Puisi Cinta

Contoh Puisi Cinta
Photo by Institutpenulis.id

Judul : Lain Kali

Aku akhirnya sadar bahwa…
mencintai sepenuh hati, itu bahaya.
Mencintaimu membabi buta,
bisa buat gila.

Pun, mencintai tanpa lebih dulu mencintai diri sendiri,
tidak pernah berakhir indah.
Maka, kali lain aku jatuh cinta,
aku akan lebih dulu menyadarkan diri sendiri
: Hatiku harus lebih hati-hati.

Judul : Itulah Cinta

Cinta selalu bersemi di tempat, waktu, dan situasi yang tidak terduga,
ia laksana mentari di tengah temaram; hijau di antara gersang.

Cinta tidak pernah datang tiba-tiba
Ia akan mengendap-endap menyusup ke urat nadimu,
meledakkan jantungmu,
lalu meninggalkanmu terbakar habis bersama bayang-bayangnya.

Judul : Aku Ingin Tahu

Aku sangat suka membayangkan menjadi matamu.
Mengetahui apa saja yang ingin dan tak ingin kau lihat.
Belajar bagaimana caramu memandang sesuatu.
Mengetahui warna apa saja yang kau suka.

Sesekali merasakan bagaimana caramu bersedih.
Bagaimana caramu agar tetap terlihat kuat.
Aku ingin memahami bagaimana rasanya menjadi matamu.
Lalu mengerti apa yang kau rasakan saat menatapku.

Judul : Pergi Sendiri

Aku ingin mencintaimu,
dan tinggal lebih lama.
Tapi, aku hanya punya sebuah koper
untuk mengepak diriku
jika sewaktu-waktu harus pergi.
Tidak ada ruang untuk melarikanmu,
tidak ada ruang untuk lari darimu.

Kepoin Yuk!  Contoh Kuesioner Penelitian, Kinerja Karyawan, Kepuasan Pelanggan dll

Judul : Hanya Teman?

Kamu membungkus rapi segalanya,
dalam status kita yang hanya teman biasa.
Jika hanya teman biasa,
mengapa kamu membuatku jatuh cinta?
Mengapa panggilan sayang darimu selalu ada?
Sungguhkah teman biasa,
saling mesra seperti kita?

Judul : Kamu Selalu Ada

Akhirnya kau pergi,
dan aku menemukanmu di jalan-jalan yang lengang
atau bangku-bangku taman yang kosong.

Aku menemukanmu,
di salju yang menutupi kota
seperti perpustakaan raksasa yang meleleh.

Aku menemukanmu,
di gerai-gerai kopi,
udara,
dan aroma makanan yang kurang atau terlalu matang.

Contoh Puisi Persahabatan

Contoh Puisi Persahabatan
Photo by Voxntt.com

Judul : Teman Telah Berpulang

Akhirnya senyap. Semua lindap

Seorang teman pulang

Tak ada yang kekal, kecuali kenangan, dan tetek bengek tentang hal ihwal yang berkaitan dengan ingatan

Jiwa larut dalam lapis keabadian

Kata-kata hanyut dalam misteri kematian

Tentu, kamu tak lagi bisa mengingat

Bahkan mulutmu beku

Mimpi pun tak lagi tersisa.

Hidup memang serupa arloji

Bergerak pelahan, seakan berputar, tetapi akhirnya sampai juga pada kulminasi

Tapi sebentar : bukankah memang tak ada yang hebat dalam kehidupan? Bukankah?

Judul : Saudara dari Rahim Berbeda

Kita hakikatnya dilahirkan satu nama
Penderitaan dan kesetiaan
Tarikan tali nasib
Menyeretku mengenal takdir
Karenanya mari kita berbimbing tangan
Fajar gemilang di depan
Kita adalah orang-orang merdeka
Tahu betapa kebenaran ditempa
Meski dalam dunia yang terpisah

Judul : Indahnya Persahabatan

Si Muslim Kecil banyak sahabat
Si Muslim Kecil banyak berkawan
Ada laki-laki dan ada perempuan
Besar kecil sama-sama jadi teman

Si Muslim Kecil bersahabat
Mereka selalu sepakat

Orang bersahabat tidak berkelahi
Orang bersahabat tidak membenci
Orang bersahabat berbaik hati
Orang bersahabat berbaik budi

Jika bersahabat bertolong-tolongan
Pekerjaan berat menjadi ringan

Ada si Udin di sebelah rumah
Ada si Amin tetangga sebelah
Ada si Titi dan Siti di seberang
Semuanya sahabat yang senang

Kalau ada sahabat dekat
Hati yang rusuh dapat terobat

Judul : Saling Menguatkan

Kalau duka bertampuk
aku akan menjinjingnya
– Beni Setia

Dukaku tak bertampuk
bagai buah labu jatuh
busuk. Dan kalau pun bertampuk
kuasakah engkau menjinjingnya, sahabat?

Sebab di sini, duka pun tak berputik
besar tiba-tiba
menindih sekalian kita dan kata-kata.

Akan kita bawa ke mana duka
karena di setiap tempat dan sudut
ada onggokkan duka yang sama.

Mari sahabat,
kita ketatkan saja pelukan
dan duka kita biarkan
saling bicara.

Judul : Tinggal Puing Berserakan

Aku yang rapuh
Tertimpa tiap beban perasaan
Tinggal puing berserakan
Tiada lagi harapan

Aku hancur kini
Telah musnah kepercayaan
Telah terenggut semua kebahagiaan
Menyisakan sisa hidup yang menyedihkan
Hidup yang menuju kehancuran

Kejujuranku disalahartikan
Kepercayaanku dibalas pengkhianatan
Apa ini balasan sebuah persahabatan
Atau ini karma dari setiap kesalahan

Tiada lagi sahabat
Hanya air mata yang selalu mengisi hariku
Tlah lelah kujalani hidup
Namun mati bukanlah pilihan
Hanya pelarian yang tak pasti

Demikianlah kumpulan contoh puisi pendek, lama, baru, kontemporer, cinta dan lain – lain yang bisa kami informasikan lebih lengkapnya. Semoga bermanfaat dan menginspirasi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *