Contoh Jurnal Umum Beserta Tahapan Pembuatannya

3 min read

Contoh Jurnal Umum Beserta Tahapan Pembuatannya

Contoh Jurnal – Sebelum kami akan membagikan contoh jurnal umum lebih jelasnya, kira – kira apa yang sudah Anda ketahui mengenai jurnal umum? Di dunia akuntansi, jurnal umum bukanlah hal asing lagi. Jurnal adalah sebuah catatan yang didalamnya berisikan semua data transaksi, baik pemasukan atau pengeluaran dari sebuah perusahaan.

Jurnal umum biasanya dijadikan sebagai langkah awal pada saat seseorang akan membuat laporan keuangan. Jurnal umum bahkan juga disebut dengan books of original entry. Alasannya, semua transaksi dari sebuah perusahaan dan penyesuaian pemasukan akan dicatat dengan baik di dalam jurnal. Jadi jangan heran jika jurnal umum memiliki peranan penting dalam sebuah badan usaha atau pun organisasi.

Pengertian Jurnal Umum Lebih Lengkapnya

Pengertian Jurnal Umum Lebih Lengkapnya
Photo by Jojonomic.com

Definisi jurnal umum adalah jurnal akuntansi yang biasanya digunakan untuk mencatat tiap transaksi yang tidak ada di dalam jurnal khusus. Contohnya seperti pencatatan depresiasi aset tetap. Apabila sebuah perusahaan ternyata punya catatan transaksi yang belum terlalu banyak, maka jurnal umum yang dimilikinya biasanya juga memiliki kolom dalam jurnal sedikit.

Selain itu, jurnal umum yang dimilikinya juga memiliki kolom debit dan kredit saja. Tetapi demikian, tetap ada kolom yang harus dicantumkan dalam jurnal umum, diantaranya seperti berikut.

Kolom tanggal

Kolom yang pertama pada contoh jurnal umum digunakan untuk mencatat kapan suatu transaksi tersebut berlangsung. Pencatatan pada kolom ini sudah pasti harus dilakukan secara kronologis, sesuai ukuran terjadinya transaksi.

Kepoin Yuk!  6 Cara Menggabungkan PDF Secara Offline dan Online

Kolom keterangan

Sementara itu pada kolom selanjutnya ini bisa diisi dengan keterangan yang lebih lengkapnya terkait dengan transaksi yang dilakukan. Misalnya saja dengan mencantumkan nama rekening transaksi, lengkap dengan penjelasan tentang transaksi tersebut. Tetapi tetap ditulis dengan ringkas dan jelas.

Kolom nomor bukti

Lalu untuk selanjutnya ada kolom nomor bukti untuk mengisi catatan nomor formulir dari dokumen sumber, yang biasanya digunakan sebagai dasar pencatatan transaksi dalam jurnal umum sebuah perusahaan.

Kolom nomor rekening

Lalu untuk kolom berikut ini biasanya berisikan data nomor rekening yang digunakan untuk transaksi masuk maupun keluar. Pencatatan tersebut tentu saja akan memudahkan Anda ketika ingin melihat transaksi keuangan yang terjadi di jangka waktu tertentu.

Kolom debit dan kredit

Terakhir ada kolom debit dan kredit yang biasanya digunakan untuk catat semua transaksi yang masuk dan keluar dalam jumlah rupiah. Pencatatan tersebut dilakukan seringkas mungkin sesuai nomor rekening yang tercantum di kolom rekening.

Selain hal tersebut, untuk membuat jurnal umum dalam sebuah perusahaan Anda harus paham terlebih dulu tentang saldo masing – masing akun. Dimana dalam akuntansi setidaknya ada 5 akun yang penting untuk Anda tahu posisi saldo normalnya. Agar lebih jelasnya silakan lihat tabel berikut ini.

Nama Akun Debit Kredit Saldo Normal
Aset (harga atau aktiva) + Debit
Hutang (kewajiban) + Kredit
Modal + Kredit
Pendapatan + Kredit
Beban + Debit

Cara Membuat Jurnal Umum yang Mudah

Cara Membuat Jurnal Umum yang Mudah
Photo by Jasapembukuan.co.id

Untuk membuat jurnal umum sebenarnya mudah sekali, asalkan Anda sudah memahami dasar – dasar akuntansi dan semua hal yang berkaitan dengan jurnal umum seperti pada ulasan di atas. Tetapi demikian, apabila Anda merasa masih kesulitan, maka Anda bisa membuat jurnal umum ini dengan cara mengikuti langkah – langkah berikut dan menggunakan software atau aplikasi akuntansi jurnal.

Kepoin Yuk!  Cara Cek Kuota 3 (Tri) yang Mudah Terlengkap | Update 2019

Langkah pertama

Sebagai langkah awal untuk membuat jurnal umum adalah dengan mengeklik Daftar Akun. Setelah itu lanjutkan dengan mengeklik ‘+Buat Jurnal Umum’, maka secara otomatis Anda akan langsung diarahkan menuju ke Form Jurnal Umum.

  • Nomor Transaksi. Pada form pertama nomor transaksi akan diberikan dan diurutkan secara otomatis, tetapi juga bisa diganti sesuai keinginan. Nomor Transaksi tersebut tentu saja akan memudahkan pengguna pada saat melacak data transaksi.
  • Tanggal Transaksi. Sementara itu pada form selanjutnya ini Anda bisa memilih tanggal transaksi kapan Anda membuat jurnal umum.
  • Tag. Field tersebut berguna untuk memfilter. Di sini Anda juga bisa menambah tag baru dan mengetikkan nama tag baru, kemudian tekan Enter pada Keyboard.
  • Akun. Silakan Anda pilih akun yang akan dicatat sebagai debit atau kredit. Khususnya untuk akun yang membayar bisa Anda catat di kolom kredit. Sementara itu untuk akun yang menampung beban atau biaya, Anda bisa mencatatnya di kolom debit.
  • Deskripsi. Sementara itu pada form tersebut Anda bisa memasukkan keterangan biaya.
  • Debit. Silakan masukkan saldo debitnya.
  • Kredit. Di sini Anda bisa memasukkan saldo kredit.
  • Memo. Berikan saja keterangan jika memang diperlukan.

Langkah kedua

Klik pada opsi Buat Jurnal Umum untuk simpan jurnal penyesuaian Anda. Penting sekali untuk Anda tahu, bahwa apabila Anda memang membuat jurnal umum seperti pada langkah tersebut, maka Anda bisa mencetaknya dalam bentuk PDF. Caranya sebagai berikut.

  • Pertama – tama, silakan klik pada tombol Cetak and Lihat.
  • Pilih Preview Journal Entry.
  • Apabila Anda ingin mendownloadnya, maka Anda bisa klik simbil di kanan atas halaman. Sementara itu apabila Anda ingin mencetaknya langsung, Anda bisa mengeklik simbol print yang ada di kanan atas halaman.

Apabila jurnal umum sudah selesai dibuat, Anda juga bisa melihatnya di laporan jurnal, atau melakukan pencarian di menu Daftar Transaksi. Agar lebih jelasnya lagi, berikut akan kami bagikan contoh jurnal umum yang harus Anda tahu.

Kepoin Yuk!  Cara Membuat Daftar Pustaka untuk Karya Ilmiah di Word yang Benar

Contoh Jurnal Umum

Contoh Jurnal Umum
Photo by Paper.id

PT Jaya Abadi

Jurnal Umum

Per 31 Januari 2018

Tanggal Keterangan Ref. Debit Kredit
5 Jan 2018 Kas Modal awal 500.000.000     500.000.000
11 Jan 2018 Sewa dibayar dimuka Kas 20.000.000   20.000.000
15 Jan 2018 Peralatan Perlengkapan Kas 10.000.000 5.000.000     15.000.000
20 Jan 2018 Kas Pendapatan 10.000.000   10.000.000
25 Jan 2018 Beban gaji Kas 25.000.000   25.000.000
TOTAL   570.000.000 570.000.000

Fungsi Jurnal Umum yang Harus Diketahui

Fungsi Jurnal Umum yang Harus Diketahui
Photo by Jurnal.id

Fungsi historis

Dalam general ledger, transaksi yang terjadi di sebuah perusahaan akan dicatat berdasarkan tanggal transaksi. Dimana dalam hal tersebut jurnal umum akan gambarkan aktifitas suatu perusahaan di setiap harinya secara berurutan dan terus menerus. Itu artinya, general ledger disebut punya fungsi historis sebab dilakukan secara sistematis dan kronologis.

Fungsi pencatatan

Dikarenakan semua bentuk transaksi yang terjadi akan dicatat secara lebih terperinci dan jelas dalam jurnal umum, sehingga adanya perubahan modal, biaya, kekayaan, maupun pendapatan harus dicatat terlebih dulu dalam general ledger. Tujuannya, agar pembuatan laporan keuangan bisa dilakukan dengan baik.

Fungsi analisis

Pada dasarnya semua pencatatan transaksi yang terjadi di sebuah perusahaan yang dilakukan dalam jurnal umum merupakan hasil analisis transaksi berupa kredit dan debit yang terpengaruh. Proses ini meliputi penggolongan nama akun, pencatatan debit atau kredit, dan jumlah transaksi.

Fungsi instruksi

Jurnal umum juga memiliki fungsi instruktif dalam proses memasukkan data – data ke dalam buku besar. Dimana proses pencatatan dalam general ledger ini ternyata tidak hanya sebatas dokumen transaksi semata, tetapi sifatnya perintah atau petunjuk kredit maupun debit.

Nah, itulah informasi yang bisa kami bagikan selengkapnya tentang contoh jurnal umum beserta tahapan pembuatannya. Semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *