Ciri-ciri, Fungsi dan Contoh Pantun Teka-teki

3 min read

Pantun teka-teki memang dapat mengasah kemampuan dan hal inilah yang membuatnya berbeda. Selain itu tidak terdapat penjelasan langsung terhadap isi utama dari pantun tersebut. Ya, Anda wajib menjawab pantun ini agar mengetahui makna dari setiap barisan-barisan pantun. Kemudian Anda bisa menjadikan pantun ini sebagai hiburan bersama teman atau keluarga.

Pantun adalah puisi lama yang biasanya terdiri atas 4 baris dengan sampiran dan isi. Minangkabau sebagai salah satu suku di Indonesia yang kental dengan adat melayu. Telah melahirkan para penulis ternama di bidang sastra lama yang terkenal hingga kini. Dengan demikian Anda akan menemukan beberapa karya tulisan berbahasa melayu yang tercatat di dalam buku sejarah sastra Indonesia.

Pengertian Pantun Teka-Teki

Pantun teka-teki menjadi salah satu jenis pantun dalam karya sastra Indonesia dan termasuk ke dalam permainan karya sastra. Pantun ini dianggap lebih menarik karena mengandung struktur yang baku, salah satunya berupa pembuka dan pertanyaan di akhir pantun. Sehingga memiliki perbedaan yang cukup signifikan daripada jenis pantun lain yang pernah Anda ketahui sebelumnya.

Pantun berasal dari bahasa Minangkabau sebagai suku yang terkenal dengan karya sastra sejak puluhan tahun lalu, yakni diambil dari kata Panutun. Kemudian istilah pantun juga terdapat dalam bahasa Jawa yang disebut sebagai Paparikan dan Umpasa dalam bahasa Batak. Ketiga istilah ini mengacu pada pantun yang Anda kenali saat ini, namun memiliki karakter berbeda-beda.

Sebelum Anda mengetahui lebih banyak hal tentang pantun yang berisi teka-teki. Maka ada baiknya untuk mengetahui ciri-ciri dan fungsi pantun itu sendiri secara keseluruhan. Simak penjelasan selengkapnya berikut ini:

Ciri-Ciri Pantun 

Pantun yang berisi teka-teki menjadi salah satu pantun unik, karena tidak menjawab masalah secara langsung. Hampir serupa dengan tebak-tebakan, namun menggunakan struktur yang jelas dan baku. Sehingga pantun ini tidak hanya seru namun memiliki unsur pendidikan sastra yang tinggi. Selain itu bisa disampaikan kepada hampir seluruh kelas umur, mulai dari anak kecil hingga kakek nenek. 

Ketahui ciri-ciri pantun secara umum dan simak penjelasan selengkapnya!

a. Memiliki urutan rima a-b-b-a, a-a-b-b, a-b-a-b, a-a-a-a

b. Memiliki bait dengan jumlah 4 baris

c. Baris kesatu dan kedua merupakan bagian sampiran

d. Dua baris terakhir merupakan bagian isi

e. Setiap baris memiliki jumlah sebanyak 8 hingga 12 suku kata

f. Digunakan untuk kegiatan berbalas pantun dan menghibur teman

g. Isi pantun menarik 

i. Mengandung unsur tebak-tebakan

Fungsi Pantun

Terdapat beberapa fungsi pantun sebagai karya sastra yang harus Anda ketahui, di antaranya:

a. Sebagai sebuah alat yang mampu memelihara bahasa. Dimana fungsi kata yang ada menjaga alur berpikir seseorang.

b. Melatih Anda untuk berpikir terlebih dahulu tentang kata atau ucapan yang sesuai. Sehingga setiap kata yang digunakan layak diperdengarkan ke hadapan umum.

c. Pantun sebagai alat pergaulan sosial, terutama di wilayah yang masih menjadikan pantun sebagai pelengkap adat dan kebudayaan.

d. Menunjukkan tingkat kecepatan berpikir seseorang dalam mencari dan mencerna kata yang sesuai

e. Pantun sebagai karya sastra penyampai pesan. Tergantung pada jenis-jenis pantun itu sendiri, di antaranya:

  • Pantun nasihat
  • Pantun jenaka
  • Pantun berteka-teki
  • Pantun agama
  • Pantun anak
  • Pantun berkasih-kasihan

Contoh Pantun Teka-Teki 

1. Teka-teki tentang Hewan

Ada nak muda membawa galah

Terlihat mamak pulang menunduk

Jikalau nak muda memang mengalah

Binatang apa tanduk di hidung?

(Jawabannya adalah Badak)

Jikalau tuan seorang pandai besi

Bolehlah saya belajar memandu

Jikalau matahari esok kembali

Binatang apa dikata hantu?

(Jawabannya adalah Burung Hantu)

Tengok bintang saat langit kelam

Sedangkan bulan terhalang abu

Binatang apa darahnya hitam

Janggutnya banyak tulangnya satu?

(Jawabannya adalah cumi-cumi)

Sarapan pagi cuma dengan roti

Sedap dimakan bersama madu

Garang sangat binatang ini

Kejar orang hendak menyudu

(Jawabannya adalah Angsa)

Wajah cantik punya badan betul ramping

Jadi impian para muda dan mudi

Binatang ini juga berbadan ramping

Tapi menggigit sakit sekali

(Jawabannya adalah Semut)

Naik bajaj ke rumah pak Dadang

Nak lihat permainan gasing

Binatang ini sangatlah garang

Suka mangsa mengoyak daging

(Jawabannya adalah Ikan Hiu)

Sungguh sedap buah malaka

Dipetik oleh di budak dara

Lehernya panjang siapa yang kira

Binatang apa makan pucuk saja?

(Jawabannya adalah Jerapah)

Berlayar kapal dari hilir medan

Menuju arah laut Singapura

Lebar kepala dari punya badan

Siapa dia cobalah terka?

(Jawabannya adalah Ikan Pari)

Jikalau tuan tajuk cemara

Ambillah gantang jemuran pala

Jikalau tuan memang bijaksana

Siapa dia ekor di kepala?

(Jawabannya adalah Gajah)

Ada si dara pakai celana

Dilihat bintang malam hari

Jikalau engkau memang bijaksana

Siapa dia tanduk di kaki?

(Jawabannya adalah Ayam Jantan)

Wahai tuan pemilik sumur

Hadapkan batu pada jelaga

Jikalau tuan sudah berumur

Siapa dia lolongan malam jaga?

(Jawabannya adalah Serigala)

2. Teka-Teki yang Lucu

Saya bertemu ahli pandai besi

Sedang nak buat pedang perkasa

Kalo nak cari sulit sekali

Kalo ketemu dibuang juga

(Jawabannya adalah upil)

Pergi bertamu ke tuan padang

Dapat baju selendang juga

Sungguh elok jika dipandang

Tapi mestilah dia diinjak juga

(Jawabannya adalah Sandal)

Nak cari ikan di pinggir kali

pasang umpan pakainya cacing

siapa dia badan luas jauh bertepi

Banyak bulu tapi tiada daging

(Jawabannya adalah Karpet)

Mari belajar berolahraga

agar jiwa raga sehat selalu

Punya empat mata kaki tiga

Bungkuk jalannya kulit dah layu

(Jawabannya adalah Kakek-kakek)

Janganlah tuan pandai mengolok

Tersebab rugi kemudian hari

Siapa dia daun tak berpokok

Tapi bangunan pasti miliki

(Jawabannya adalah Pintu)

Si Tuan pendekar desa petani

Tuan ramah ilmunya sekali

Siapa mata tiga tak ada kaki

Berwarna-warni indah sekali

(Jawabannya adalah Lampu Lalu Lintas)

Dia ada tubuh dan sepasang tangan

Tapi tak ada kepala juga kaki

Pandai nak tolong kala hujan

Coba tebak siapa dia ini?

(Jawabannya adalah Jas Hujan)

Rumah hilang disapu angin

Nyata tuan Cuma bermimpi

Dia pandai beri kami angin

Siapa dia yang baik hati?

(Jawabannya adalah Kipas Angin)

Nona pandai sekali menari

Berkat ajar tari Bu Jarun

Kalau Nona pandai menari

Apa dia yang naik tak bisa turun?

(Jawabannya adalah Umur)

Jikalau tuan sedang bertuah

Jangan lupakan untuk bersyukur

Bentuknya kecil tidak berbuah

Sakit menusuk darah bercucur

(Jawabannya adalah Jarum)

Semua orang nak hidup senang

Kecuali nak senang hidup susah

Semua orang basah jika berenang

Siapa dia yang rambutnya tak basah?

(Jawabannya adalah Orang Botak)

Coba pahami wahai kawan

Malam ini tak bisa pergi

Coba tebak wahai kawan

Apa tangga yang naik berdua?

(Jawabannya adalah rumah tangga)

Harus dibungkus macam seserahan

Itu semua sudah takdir ilahi

Mesti ditanam lain tanaman

Coba tebak apa ini?

(Jawabannya adalah Jenazah)

Menggunakan pantun dalam kehidupan sehari-hari memang diperbolehkan. Apalagi kegiatan ini berfungsi sebagai penghibur dan sarana pendidikan secara verbal. Sehingga anak-anak yang mengikuti permainan sastra ini bisa belajar dengan suasana lebih menyenangkan dari biasanya.

6 Anime Romance Terbaik Sepanjang Masa

Apa saja anime romance terbaik menurut Anda? Benar-benar tidak sulit untuk mengetahui apa genre romansa dalam anime. Pada dasarnya, ini tentang cinta, romansa, dan karakter yang...
Ncang Beryl
3 min read

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *