Bacaan Tahiyat Akhir Plus Latin dan Artinya

3 min read

Bacaan Tahiyat Akhir Plus Latin dan Artinya

Bacaan Tahiyat Akhir – Sholat ada ibadah wajib bagi seluruh umat Islam di dunia, baik laki – laki atau pun perempuan. Dalam ajaran agama Islam, sholat terdiri dari sholat wajib dan sunnah. Pengertian sholat wajib sendiri adalah sholat yang jika dikerjakan akan mendapatkan pahala, tetapi jika ditinggalkan maka akan mendapatkan dosa. Sementara itu pengertian dari sholat sunnah, boleh dikerjakan dan akan mendapatkan pahala, tapi jika tidak dikerjakan pun tidak mendapatkan dosa sebab merupakan amalan sunnah. Misalnya dalam sholat fardhu atau sholat wajib yang jumlah rakaatnya ada lebih dari dua, sehingga di dalamnya terdapat dua kali tahiyat, yakni tahiyat awal dan akhir. Namun untuk kali ini kami akan membahas lebih detail mengenai bacaan tahiyat akhir.

Tahiyat akhir dikerjakan setelah sujud kedua pada rakaat yang paling akhir dalam sholat wajib. Duduk tahiyat akhir dan bacaannya merupakan rukun sholat. Dalam sebuah hadist Ibnu Mas’ud radhiallahu’anhu mengenai bacaan tahiyat akhir yang artinya sebagai berikut.

“Dahulu sebelum tasyahud diwajibkan kepada kami, kami mengucapkan: as salaam ‘alallah qabla ibaadihi, as salaam ‘ala Jibril, as salaam ‘ala Mikail, as salaam ‘ala fulan (Salam kepada Allah sebelum kepada hamba-Nya, salam kepada Jibril, salam kepada Mikail, dan salam kepada fulan). Maka Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam pun mengatakan : janganlah kalian mengatakan “as salaam ‘alallah” karena Dialah As Salam. Namun katakanlah: at tahiyyatu lillah (segala penghormatan hanya milik Allah).” (HR. Bukhari no. 1202, Muslim no. 402).

Bacaan Tahiyat Akhir Plus Latin dan Artinya

Bacaan Tahiyat Akhir Plus Latin dan Artinya
Photo by Kotatasikmalaya-nu.com

Sebelum kami akan menginformasikan kepada Anda tentang bacaan tahiyat akhir, sebaiknya Anda ketahui terlebih dulu syarat sholat wajib dan tata cara sholat wajib itu sendiri. Berikut informasinya untuk Anda.

  • Beragama Islam
  • Baligh dan berakal
  • Suci seluruh anggota tubuh, pakaian, dan tempat
  • Menurut aurat. Bagi laki – laki aurat yang harus ditutupi antara pusat hingga lutut, sementara itu bagi perempuan adalah seluruh anggota tubuh, kecuali wajah dan kedua telapak tangan
  • Sudah masuk waktu sholat
  • Menghadap kiblat

Kembali ke pokok pembahasan di awal, tahiyat akhir adalah salah satu rukun sholat dan wajib dikerjakan. Apabila tidak lengkap bacaannya maka dapat dipastikan bahwa sholat yang dikerjakan kurang sempurna. Tahiyat akhir atau yang juga disebut dengan tasyahud akhir ini merupakan bacaan yang dibaca apling akhir dalam sholat. Doa atau bacaan tahiyat akhir yang dilantunkan setelah sujud paling akhir dalam posisi duduk tahiyat akhir atau duduk tawarruk.

Doa atau bacaan tahiyat akhir mengandung kisah yang cukup mendalam, doa untuk memuja Alah SWT dan pujian bagi Nabi Muhammad SAW. Bacaan tahiyat akhir bahkan mengandung beberapa nilai sejarah, seperti kisah pertemuan Nabi Muhammad SAW dan Allah SWT, munculnya nama nabi Ibrahim dan lain sebagainya. Seperti namanya, bacaan tahiyat akhir akan dibaca pada rakaat terakhir setelah sujud kedua. Bacaan dan doa tahiyat akhir lebih panjang dari bacaan tahiyat awal. Sebelum kami akan membagikan kepada Anda tentang bacaan tahiyat akhir, berikut adalah bacaan tahiyat awal yang harus Anda tahu.

Tahiyat awal akan dilakukan pada rakaat yang kedua, kecuali pada saat Anda akan melaksanakan sholat Subuh, setelah sujud yang kedua, yakni dengan duduk membentuk tahiyat awal dengan sikap kaki kanan tegak dan kaki kiri diduduki sambil membaca doa tahiyat awal sebagai berikut.

“Attahiyyaatul mubaarakaatush shalawatuth thayyibaatu lillaah. Assalaamu ‘alaika ayyuhan nabiyyu warahmatullaahi wabarakaatuh. Assalaamu ‘alainaa wa ‘alaa ‘ibadadillaahish shaalihiin. Asyhadu allaa ilaaha illallaah. Wa asyhadu anna muhammadar rasuulullaah. Allaahumma shalli ‘alaa sayyidinaa muhammad.”

Apabila Anda sudah selesai membaca tahiyat awal, kemudian berdiri kembali dengan mengangkat kedua tangan settinggi telinga sambil membaca Allaahu akbar untuk melaksanakan rakaat yang ketiga. Tata caranya sama seperti pada rakaat kedua tetapi di sini Anda tidak membaca surat pendek. Setelah selesai membaca rakaat yang ketiga, langsung mengerjakan rakaat yang keempat. Tata cara rakaat keempat misalnya saja saat Anda mengerjakan sholat Duhur, atau Isyak sama seperti rakaat kedua tetapi tanpa membaca surat pendek.

Lalu setelah sujud yang terakhir, dilakukan tahiyat akhir dengan duduk kaki bersilang atau tawarruk dan membaca doa berikut.

“At_Tahiyyaatul Mubaarakaatush Shalawaatuth Thoyyibaatulillaah. As_Salaamu’Alaika Ayyuhan Nabiyyu Wa Rahmatullaahi Wabarakaatuh, Assalaamu’Alaina Wa’Alaa Ibaadillaahishaalihiin. Asyhaduallaa Ilaaha Illallaah, Wa Asyhadu Anna Muhammad Rasuulullaah. Allaahumma Shalli’Alaa Muhammad, Wa’Alaa Aali Muhammad. Kamaa Shallaita Alaa Ibraahiim Wa Alaa Aali Ibraahiim.Wabaarik’Alaa Muhammad Wa Alaa Aali Muhammad. Kamaa Baarakta Alaa Ibraahiim Wa Alaa Aali Ibraahiim, Fil’Aalamiina Innaka Hamiidum Majiid.”

Artinya : “Segala kehormatan, dan keberkahan, kebahagiaan dan kebaikan itu punya Allah. Keselamatan atas Nabi Muhammad, juga rahmat dan berkahnya. Keselamatan dicurahkan kepada kami dan atas seluruh hamba Allah yang sholeh. Aku bersaksi tidak ada sesembahan yang berhak disembah kecuali Allah. Dan aku bersaksi bahwa Nabi Muhammad adalah utusan Allah. Ya Allah, limpahilah rahmat atas keluarga Nabi Muhammad. Seperti rahmat yang Engkau berikan kepada Nabi Ibrahim dan keluarganya. Dan limpahilah berkah atas Nabi Muhammad beserta para keluarganya. Seperti berkah yang Engkau berikan kepada Nabi Ibrahim dan keluarganya. Engkaulah Tuhan yang sangat terpuji lagi sangat mulia diseluruh alam.”

Waktu Sholat Wajib yang Penting Anda Ketahui

Waktu Sholat Wajib yang Penting Anda Ketahui
Photo by Lampung.co

Berikut akan kami informasikan juga mengenai tata cara sholat wajib dimulai, dimana sholat wajib dalam ajaran agama Islam tersebut sudah pasti tidak bisa dilakukan atau dikerjakan sembarangan dan sesuka hati, sebab setiap sholat wajib dalam Islam pasti ada batas waktunya tersendiri. Misalnya saja untuk sholat subuh yang wajib dikerjakan setelah sepertiga malam sampai sebelum masuk syuruq, atau matahari terbenam.

Lalu untuk sholat duhur sendiri dikerjakan di saat matahari mulai condong ke arah barat hingga tiba waktunya sholat asar. Kemudian pada saat Anda meletakkan benda dan bayangannya lebih panjang dari benda tersebut, maka pada saat itulah sholat asar sudah bisa Anda kerjakan. Lebih lanjut lagi mengenai waktu dilaksanakan sholat magrib yang memiliki waktu cukup singkat dibandingkan dengan sholat wajib yang lain, yakni hanya setelah matahari terbenam sampai hilangnya cahaya merah di langit.

Terakhir adalah sholat isya, waktu dilaksanakan sholat isya ini cenderung lebih lama dari sholat wajib yang lain, yakni tepat dikerjakan setelah habis waktu sholat magrib sampai sebelum masuk waktu sholat subuh. Tetapi meskipun waktu sholat isya lebih lama, melaksanakan sholat isya di awal waktu merupkan salah satu hal yang paling dianjurkan. Maka apabila suara adzan sudah mulai terdengar, pastikan Anda untuk segera mengambil air wudhu.

Sholat wajib sebenarnya boleh dilakukan sendiri di rumah, tetapi sangat disarankan untuk melaksanakannya secara berjamaah, sebab pahala yang didapatkan dari sholat berjamaah ini cukup banyak, yakni 27 kali lipat dari sholat wajib yang dilakukan sendiri.

Demikian informasi yang bisa kami bagikan tentang bacaan tahiyat akhir plus latin dan artinya. Semoga bermanfaat.

Suku Dayak : Sejarah, Kebudayaan, dan Adat Istiadat Secara Lengkap

Trisna Wati
3 min read

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *